BERITA

RSUD Tarutung Melaksanakan Survei Akreditasi oleh KARS

01/09/2026 1 view
 
Dalam rangka meningkatkan mutu, kualitas, dan keselamatan pelayanan kesehatan, RSUD Tarutung melaksanakan Survei Akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Kegiatan survei akreditasi dilaksanakan secara daring dan luring pada tanggal 19, 21, dan 22 Agustus 2026.
Survei Akreditasi KARS ini merupakan salah satu upaya RSUD Tarutung untuk memastikan bahwa seluruh proses pelayanan rumah sakit telah berjalan sesuai dengan standar akreditasi yang ditetapkan, sekaligus sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang bermutu, profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Tim Survei Akreditasi KARS terdiri dari dr. Muhammad Nur Fajri, M.Kes., FISQua., dr. Eifel Faheri, Sp.PD-KHOM., dan Hj. Suriati, S.Kep., Ners., M.K.M.
Pelaksanaan survei diawali dengan Survei Daring pada tanggal 19 Agustus 2026 melalui Zoom Meeting. Pada tahap ini, tim surveior melakukan telusur dan penilaian terhadap berbagai dokumen serta implementasi standar yang telah dipersiapkan oleh RSUD Tarutung.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Survei Luring atau telusur lapangan pada tanggal 21 dan 22 Agustus 2026. Dalam telusur lapangan tersebut, tim surveior melakukan observasi secara langsung terhadap berbagai aspek pelayanan dan operasional rumah sakit, termasuk pelaksanaan standar, fasilitas, keselamatan pasien, serta kesiapan masing-masing unit dalam memberikan pelayanan.
Pelaksanaan Survei Akreditasi ini turut diikuti oleh Dewan Pengawas RSUD Tarutung, Drs. Henry Maraden Masista Sitompul, M.S., selaku Dewan Pengawas, Direktur RSUD Tarutung dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., Ketua Tim Akreditasi RSUD Tarutung dr. Saut Hutasoit, Sp.An., beserta para pejabat struktural dan Kepala Unit di lingkungan RSUD Tarutung.
Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan survei akreditasi merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh pelayanan di RSUD Tarutung telah memenuhi standar yang ditetapkan.
“Tujuan kegiatan Survei Akreditasi ini agar RSUD Tarutung mendapat penilaian bahwa rumah sakit telah memenuhi Standar Akreditasi dari semua aspek pelayanan,” ujar dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M.
Lebih lanjut, Direktur menjelaskan bahwa akreditasi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh pengakuan melalui sertifikat akreditasi, tetapi juga menjadi momentum bagi rumah sakit untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan.
“Selain itu, tujuan penilaian akreditasi ini adalah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan serta keamanan, baik terhadap pasien, petugas maupun lingkungan. Dengan dilaksanakannya survei akreditasi ini, nantinya akan diberikan sertifikat akreditasi yang terdiri dari beberapa tingkatan, yang tentunya akan berdampak baik bagi peningkatan pelayanan di rumah sakit,” tambahnya.
Selama pelaksanaan survei, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan baik. Seluruh jajaran RSUD Tarutung menunjukkan komitmen dan kesiapan dalam mengikuti setiap tahapan penilaian serta memberikan informasi yang dibutuhkan oleh tim surveior.
Pada kesempatan penutupan rangkaian Survei Akreditasi KARS, Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pegawai RSUD Tarutung yang telah bekerja keras, berkolaborasi, serta mengambil peran dalam menyukseskan pelaksanaan survei akreditasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pegawai RSUD Tarutung yang telah ikut berjuang dan turut mengambil peran dalam menyukseskan penilaian akreditasi. Saya mengapresiasi kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh jajaran RSUD Tarutung selama proses persiapan hingga pelaksanaan survei ini,” ujar dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M.
Direktur berharap, seluruh proses dan pengalaman yang telah dilalui selama pelaksanaan survei akreditasi dapat menjadi pembelajaran dan motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus mempertahankan serta meningkatkan mutu pelayanan di RSUD Tarutung.
“Semoga dengan hasil survei ini, RSUD Tarutung dapat terus meningkatkan mutu pelayanan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Apa yang sudah kita lakukan selama proses akreditasi jangan hanya berhenti pada saat penilaian, tetapi harus menjadi budaya kerja yang terus kita laksanakan dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” lanjutnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan dalam proses akreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Tim Akreditasi, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur rumah sakit.
“Akreditasi ini adalah kerja bersama. Saya berharap semangat kebersamaan, disiplin, kekompakan, dan komitmen yang sudah kita tunjukkan selama survei dapat terus dipertahankan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk membawa RSUD Tarutung menjadi rumah sakit yang semakin bermutu, profesional, aman, dan terpercaya bagi masyarakat,” tutup Direktur RSUD Tarutung.
Dengan berakhirnya rangkaian Survei Akreditasi KARS, RSUD Tarutung berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkesinambungan. Akreditasi diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pencapaian administratif, tetapi menjadi bagian dari budaya mutu dalam setiap proses pelayanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Berita Lainnya